Rabu, 15 April 2015

Terbang Dengan Pesawat Mungil



Kalau terbang dengan pesawat boeing, airbus atau ATR itu mungkin sudah sangat biasa bagi para traveller. Namun ternyata berbeda sekali bila kita mencoba terbang dengan pesawat kecil bila dibandingkan dengan pesawat yang berukuran lebih besaw/wide body. Dalam hal ini, perwakilan dari situs detik dot com mencoba penerbangan unik tersebut dengan menggunakan pesawat Cesna grand caravan milik susi air.
 
pesawat-kecil
ilustrasi pesawat kecil
Ketika check-in, seluruh bawaan penumpang serta berat badan penumpang akan ditimbang terlebih dahulu untuk memastikan keseluruhan beban masih dapat dijangkau oleh pesawat mungil tersebut. Bisa dibayangkan bahwa kapasitas tempat duduk penumpang Cuma 12 orang saja di mana itu terdiri dari empat baris yang mana setiap baris nya terdiri dari 3 berjajar. Dengan pesawat terbang sekecil itu tentu saja tidak diperlukan pramugari. Nomor tempat duduk juga tidak diperlukan sehingga penumpang dipersilahkan memilih sendiri di mana mau duduk. (bacalah : alamat susi air)

Meskipun demikian prosedur keamanan dan keselamatan tetap disampaikan pada para penumpang yang mana disampaikan bukan oleh pramugari melainkan oleh pilot. Pesawat jenis grand caravan ini hanya menggunakan satu engine yang berjenis baling-baling. Entah kenapa dari dalam kabin suara mesin pesawat terdengar sangat berisik sekali. Pantas saja pilotnya sampai harus mengenakan earphone agar komunikasi terdengar dengan jelas alias tidak terganggu. (kunjungi blog : alamat lion air jakarta)

Minggu, 12 April 2015

Pesawat Wide Body



Apa yang anda ketahui dengan pesawat wide body dan istilah sebaliknya yakni pesawat narrow body. Ataukah mungkin diantara teman ada yang kebetulan memiliki rumah tinggal di dekat bandara di mana setiap harinya ada banyak pesawat lepas landas dan mendarat. (alamat kantor sriwijaya air)
 
Ok lah, untuk mempersingkat pembahasan langsung penulis kasih sedikit informasi tentang wide body yang merupakan suatu konsep pada pesawat terbang yang memiliki 2 lorong untuk berjalan. Sedangkan pada narrow body hanya ada satu lorong saja di tengah tempat para penumpang dan kru pesawat berjalan mondar-mandir.

Dari penjelasan ini maka dapat dipahami bahwa wide body berarti pesawat dengan lebar badan lebih besar bila dibandingkan dengan pesawat narrow body. Semakin besar ukuran pesawat terbang membutuhkan landasan yang semakin panjang untuk ancang-ancang saat hendak terbang maupun untuk proses pengereman saat mendarat. (lihat juga : trigana air)

Contoh pesawat wide body adalah misalnya saja boeing 767, boeing 787, boeing 777 dan boeing 747. Sedangkan dari eropa contoh pesawatnya adalah Airbus A330, Airbus A300, Airbus A310, Airbus A340, Airbus A350, Airbus A380 jumbo jet. Sedangkan narrow body mungkin lebih banyak lagi jumlahnya. Dalam teori penerbangan yang pernah saya dapatkan dari waktu kuliah dulu , dosen saya pernah bilang bahwa semakin kecil ukuran suatu pesawat, maka kecenderungan untuk jatuh adalah lebih besar.



Silahkan baca juga lowongan penerbangan